Aku Lebih Baik dari pada Dia

Eitzz….jangan salah paham dulu…baca judulnya pasti dah bikin kamu mikir kalo yang nulis pasti takabur abizz atow Narzis banged…Na’udzubillah..

Bukan…bukan itu….

Setelah kamu baca kisah berikut,kamu akan ngerti maksud sy ^^….

Suatu hari, Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa a.s., “Hai Musa, jika nanti kau akan bertemu dengan Ku lagi, bawalah seseorang yang menurut mu sendiri ‘kamu lebih baik daripada dia’”.

Nabi Musa a.s. lalu pergi kemana-mana : ke jalan, pasar, dan tempat ibadah. Ia selalu menemukan dalam diri setiap orang itu suatu kelebihan dari dirinya. Mungkin dalam beberapa hal yang lain orang-orang itu lebih jelek dari Nabi Musa, tetapi Nabi Musa selalu menemukan ada hal pada diri orang itu yang lebih baik dari pada dirinya. Nabi Musa tidak menemukan seorangpun yang terhadapnya Nabi Musa berkata, “Aku lebih baik dari pada dia”.

Karena gagal menemukan orang itu, nabi Musa masuk ke tengah-tengah binatang. Dalam diri binatang pun ternyata selalu ada hal-hal yang lebih baik dari pada Nabi Musa, misalnya burung Merak yang mempunyai bulu-bulu yang lebih bagus daripada manusia. Sampai akhirnya Nabi Musa melewati seekor anjing kudisan. Nabi Musa berpikir, “Mungkin sebaiknya aku pergi membawa dia”. Ia pun lalu mengikat leher anjing itu dengan tali. Namun ketika sampai pada suatu tempat, Nabi Musa melepaskan anjing itu.

Ketika Nabi Musa datang untuk bermunajat dihadapan Allah SWT, Tuhan bertanya, “ Ya Musa, mana orang yang Kuperintahkan padamu untuk kau bawa?”, Nabi Musa menjawab, “Tuhanku, aku tidak menemukan seorangpun yang aku lebih baik dari padanya”. Tuhan lalu berfirman, “Demi keagunganKu dan KebesaranKu, sekiranya kamu datang kepadaKu dengan membawa seseorang yang kamu pikir kamu lebih baik dari padanya, maka Aku akan hapuskan namamu dari daftar kenabian”.

Sudah mulai faham maksud sy?

Yupz!! Terkadang sy pun suka berpikir demikian jika bertemu dengan orang yang kurang menurut sy, ‘saya lebih baik dari pada dia’. Astaghfirullah… ternyata itu merupakan kalimat takabur yang asal mulanya lahir dari Iblis!

Kata “aku lebih baik dari pada dia” pertama kali diucapkan oleh Iblis untuk menunjukkan ketakaburannya. Tuhan menyuruhnya untuk sujud kepada Nabi Adam a.s., tapi Iblis tidak mau. Ia beralasan, “Aku lebih baik dari pada dia. Kau ciptakan aku dari api, dan Kau ciptakan dia dari tanah”. Itulah bentuk takabur yang lahir pertama kali. Takabur karena keturunan. Dan sekarang sudah tak asing lagi orang-orang takabur karena nasabnya.

Yuk kita sama-sama saling instropeksi diri…”saya pun tidak lebih baik dari orang lain”.

Selengkapnya: baca buku The Road to Allah karya Jalaluddin Rakhmat.*end)

Bilangan Stirling Jenis Kedua (Stirling Number of the Second Kind)

Bilangan Stirling jenis kedua ini, sebenarnya merupakan judul yang saya ambil untuk mata kuliah Seminar Pendidikan Matematika, dan Alhamdulillah materi ini sudah saya seminarkan.

Materi ini tidak saya bahas secara detail, akan tetapi pada waktu seminar saya membahas aplikasi dari bilangan tersebut serta kaitannya dengan Bilangan Stirling Jenis Pertama (post sebelumnya).

Mudah-mudahan dengan sedikit tulisan ini, dapat menyumbangkan sedikit pengetahuan khususnya bagi anda yang berminat untuk lebih mendalami bilangan ini dan umumnya bagi pembaca semua. Terimakasih.

Silahkan download dibawah ini, untuk melihat pembahasan Bilangan Stirling Jenis kedua.

Bilangan Stirling Jenis Kedua

Bilangan Stirling Jenis Pertama (Stirling Number of the first Kind)

Dalam matematika, banyak bilangan yang memiliki karakteristik khusus yang membedakan dengan bilangan yang lainnya. Salah satu diantaranya yaitu bilangan Fibonacci yang terkenal. Bilangan ini diperoleh melalui penjumlahan dua suku sebelumnya, dengan syarat awal bilangan di suku pertama dan ke-dua bernilai satu.

Salah satu bilangan yang menarik untuk dikaji lebih dalam yaitu bilangan Stirling. Sesuai dengan namanya, bilangan ini dikemukakan oleh James Stirling sekitar abad ke-18 (1692-1770). Bilangan Stirling terbagi menjadi dua jenis, yaitu bilangan Stirling jenis pertama (Stirling number of the first kind), dan bilangan Stirling jenis kedua (Stirling number of the second kind).

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Bilangan Stirling Jenis Pertama, silahkan download di bawah ini…

Bilangan Stirling Jenis Pertama

LANGKAH – LANGKAH PENGERJAAN MULTIMEDIA “MENENTUKAN BESAR SUDUT DALAM LINGKARAN”

1. Buat stage berukuran 800 X 600 pxl, kemudian isi background dengan warna hitam radial menggunakan mixer colour.
2. Tuliskan judul program “ MENENTUKAN BESAR SUDUT DALAM LINGKARAN”.
3. Kunci layer 1.
4. Buat layer 2, rancang empat buah tombol convert to symbol button (btn) untuk “Apersepsi”, “Materi”, “Simulasi”, “ About Me”, kemudian rancang dua tombol lagi untuk “Home” dan “Exit”, beri nama instance pada masing-masing tombol tersebut dengan apersepsi_btn, materi_btn, simulasi_btn, me_btn, home_btn dan exit_btn.
5. Kunci layer 2.
6. Buat layar 3 diatas layer 2. Tulisakan “ Isi kalimat Selamat datang di multimedia ……….dst”.
7. Kunci layer 3.
8. Buat layer 4. Gunakan rectangle tool untuk membuat kotak yang berisi background baru sebagai tempat penulisan isi dari apersepsi, materi, simulasi, dan about me. Pilih background yang di inginkan lalu sorot kotak tersebut kemudian conver to symbol movieclip. Isi nama instance fill_mc.
9. Klik 2x pada “fill_mc” sehingga nanti muncul timeline baru. Beri nama layer1 pada timeline dengan background lalu kunci. Tambah layer baru di atasnya dan beri nama isi.
10. Tekan tombol F6 sebanyak 3x untuk menambahkan 3 buah keyframe.
11. Klik pada frame pertama. Tuliskan “APERSEPSI” kemudian isi dari apersepsi.
12. Klik frame ke-2. Tuliskan “MATERI” kemusian isi dari materi, dan seterusnya sampai frame ke-4 untuk “ABOUT ME”.
13. Pada frame ke-2, pada tulisan “SIMULASI”, buat suatu kotak input text yang dapat di isi suatu angka oleh pengguna, beri nama instance “derajat_txt”. Kemudian buat lagi kotak “PROSES” yang di convert to symbol button lalu beri nama instance “proses_btn”. Terakhir buat dua kotak dinamik beri nama instance “menit_txt” dan “detik_txt”. Jangan lupa masukkan script berikut:

proses_btn.onRelease=function(){
derajat=parseInt(derajat_txt.text);
menit=derajat*60;
detik=derajat*3600;
menit_txt.text=menit;
detik_txt.text=detik;
}

14. Kunci layer fill. Tambah layer baru dan beri nama action.
15. Klik pada frame ke-1, ketikkan script : stop();
16. Kunci layer action lalu masuk ke scene 1.
17. Klik layer 4. Drag titik hitam dari frame 1 ke frame 2.
18. Klik layer 3. Tekan F5 sekali pada keyboard untuk menambah frame.                  Lakukan hal yang sama pada layer 2 dan 1.
19. Blok seluruh layer pada frame ke-20 lau tekan F5.
20. Klik layer 4 frame ke-11 lalu tekan F6.
21. Klik layer 4 frame ke-20 tekan F6.
22. Klik layer 4 frame ke-2, klik gambar movieclip. Ganti x pada panel properties dengan 820, lakukan hal yang sama pada frame ke-20.
23. Klik kanan pada layer 4 di frame ke-6, kemudian pilih menu Create Motion Tween. Lakukan pada frame ke-16.
24. Kunci layer 4, dan buat layer 5. Buat keyframe pada frame ke-1, 11, dan 20.
25. Klik frame ke-1, kemudian tuliskan script :

stop();
fscommand(“fullscreen”,”true”);
fscommand(“allowscale”,”true”);
fscommand(“trapallkeys”,”true”);
fscommand(“showmenu”,”false”);

26. Pada frame ke-11, tuliskan script : stop();
27. Pada frame ke-20, tuliskan script : gotoAndPlay(2);
28. Klik pada frame ke-2 layar 5. Tekan tombol F6, lalu ketikkan script:

isi_mc.gotoAndStop(n);

29. Kunci layer 5.
30. Buka kunci layer 2. Seleksi tombol tentang “Apersepsi”, lalu ketikkan script:

on(release){
n=1;
gotoAndPlay(“nextFrame”);
}

31. Seleksi tombol “Materi”, ketikkan script:

on(release){
n=2;
gotoAndPlay(“nextFrame”);
}
32. Seleksi tombol “ Simulasi”, ketikkan script:
on(release){
n=3;
gotoAndPlay(“nextFrame”);
}

33. Seleksi tombol “ About Me”, ketikkan script:

on(release){
n=4;
gotoAndPlay(“nextFrame”);
}

34. Seleksi tombol “Home”, ketikkan script:

on(release){
gotoAndStop(1);
}

35. Seleksi tombol “exit”, ketikkan script:

on(release){
fscommand(“quit”);
}

36. Tekan ctrl+enter. Jalankan program…slamat mencoba ^^

Berikut ini merupakan cara menggunakan Multimedianya..


CARA MENGGUNAKAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

“MENENTUKAN BESAR SUDUT DALAM LINGKARAN “

Tampilan muka multimedia:

Pada bagian muka, terdapat 6 tombol yaitu : apersepsi, materi, simulasi, about me, home dan exit. Tekan salah satu tombol sesuai dengan halaman yang anda ingin tampilkan.
Jika menekan home, maka tampilan muka tetap, artinya tetap di judul “HOME”.

Jika menekan apersepsi, maka akan tampil halaman apersepsi seperti gambar di bawah yang berisi materi prasyarat untuk melaju ke materi inti.

Jika menekan materi , maka akan tampil halaman berisi materi tentang sudut seperti gambar dibawah:

Jika menekan simulasi, maka akan muncul halaman interaktif tentang “menentukan besar sudut dalam lingkaran”.

Jika menekan about me, maka akan tampil halaman berisi profil pembuat multimedia.

Jika menekan home di halaman apersepsi, materi, simulasi, about me, maka halaman akan kembali ke home.
Jika ingin keluar dari program, tekan exit.

Saya menyadari karya buah karya ini masih jauh dari sempurna, untuk itu saran dan kritik untuk perbaikan akan sangat membantu saya…

Terimakasih..dan S’lamat mencoba…

Untuk memperoleh file Multimedia Pembelajaran Matematika interaktif ” MENENTUKAN BESAR SUDUT DALAM LINGKARAN”, silahkan Download dibawah ini :

(file dalam bentuk *swf dan *fla di dalam *rar)

http://www.ziddu.com/download/8160722/mumedflash.rar.html

MENENTUKAN BESAR SUDUT DALAM LINGKARAN

Multimedia pembelajaran Matematika ini ditujukan untuk siswa SMP/ MTs kelas VII.

Adapun secara umum multimedia ini bisa digunakan oleh berbagai  kalangan sebagai media pembelajaran tambahan.

Latar Belakang

Matematika adalah suatu alat untuk mengembangkan cara berpikir. Karena itu matematika sangat diperlukan baik untuk kehidupan sehari-hari maupun dalam menghadapi kemajuan IPTEK sehingga matematika perlu dibekalkan kepada setiap peserta didik sejak SD bahkan sejak TK.

Namun pada kenyataannya, Matematika merupakan mata pelajaran yang paling dijauhi dan dihindari oleh siswa. Mereka beranggapan bahwa matematika itu membosankan, penuh hitungan, sulit dan membuat ngantuk. Hal ini terutama terjadi pada siswa SD dan SMP.

Siswa cenderung sulit membayangkan sesuatu yang abstrak. Sama halnya dalam belajar matematika yang materinya sebagian besar abstrak. Dalam materi Garis dan Sudut pun mereka kesulitan menyerap materi yang diberikan. Untuk itu, diperlukan suatu media yang dapat membantu mereka dalam belajar, setidaknya membantu mereka berpikir konkrit.

Tujuan

Tujuan dari pembuatan multimedia pembelajaran ini adalah sebagai berikut:

§ Membantu siswa lebih menyerap materi tentang “Garis dan Sudut” terutama pada “Besar Sudut”.

§ Membantu siswa berpikir lebih konkrit.

§ Menjadikan pembelajaran matematika lebih menarik.

§ Membuat siswa lebih menyukai matematika.

§ Sebagai bahan referensi bagi pendidik untuk menggunakan media lain dalam pembelajaran.

Melalui multimedia pembelajaran yang sangat sederhana ini, mudah-mudahan dapat menyumbangkan sedikit ilmu untuk kemajuan pendidikan bangsa. Kiip Fighting ^^  !!!

Untuk melihat storyboard “menentukan besar sudut dalam lingkaran” silahkan download di bawah ini:

STORYBOARD

YANG LUAR BIASA DARI OTAK KITA


Sadarkah kita bahwa Allah menciptakan kita dengan penciptaan yang dahsyat?
Hasil penemuan Prof. Isaac Asimov dalam The Brain mengajarkan pada kita:
 Mengapa kita tidak menjadi pelajar yang lebih baik,padahal kita memiliki 200 miliar sel otak?
 Mengapa kita tidak lebih baik dalam mengingat, padahal otak kita dapat menggunakan sekitar 100 miliar bit informasi (sama dengan 500 ensiklopedia)?
 Mengapa kita tidak menjadi pemikir yang lebih cepat, padahal pikiran kita bergerak dengan kecepatan lebih dari 300 mil per jam (lebih cepat dari kereta tercepat)?
 Mengapa kita tidak lebih baik dalam memahami, padahal otak kita memiliki lebih dari 100 triliun hubungan yang mungkin (sehingga komputer yang paling canggih pun ketinggalan)?
 Mengapa kita tidak lebih kreatif, padahal rata-rata kita mempunyai 4 ribu pikiran setiap 24 jam?
Luar biasa bukan? Segala puji hanyalah untukMu Ya Allah…

UKIR MIMPI-MIMPI DI TAHUN BARU

Selamat Tahun Baru 2010 Masehi ^-^


Alhamdulillah…Terimakasih Ya Allah…Engkau masih memberikan aku umur di tahun ini…2010 M.

Serasa baru kemarin 2006..yUpz..serasa baru kemarin lulus SMA..

2006 masa merancang mimpi-mimpi,, memilah dan memilih mimpi – mimpi yang paling indah untuk kita gapai. Suatu mimpi terpilih, jalannya pun terbuka namun tak semulus dan selurus yang aku bayangkan. Hanya perjuangan, motivasi, senyum keluarga terkasih, keringat kerja keras ayah dan ibu tercinta.. yang selalu membuatku mampu melewati jalan berliku dan penuh dengan batu-batu tajam itu…

Hingga 2007,2008, dan 2009 pun mampu kulalui…

Sekarang, dengan mimpi pula di tahun 2010 ini, akankah tercipta suatu momen paling indah yang teramat sangat berharga bagiku untuk ku persembahkan kepada kedua orang tuaku tercinta???

Mimpiku…Ya Allah peluklah mimpiku seperti Engkau memeluk mimpi-mimpi Andrea Hirata…

2010 ku…adalah doaku…semangatku…

Allah…rahmatilah 2010 ku dan 2010 sodara-sodari  seimanku…

Life’s goes on . . . . . . . . .*end)

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.